Saturday, September 3, 2016

Jenazah baik dan buruk

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىَّ  رَضِىَ اللهُ عَنْهُ  قَالَ كَانَ النَّبِىُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا وُضِعَتِ الْجِنَازَةُ فَاحْتَمَلَهَا الرِّجَالُ عَلَى أَعْنَاقِهِمْ ، فَإِنْ كَانَتْ صَالِحَةً قَالَتْ قَدِّمُوْنِى . وَإِنْ كَانَتْ غَيْرَ صَالِحَةٍ قَالَتْ لأَهْلِهَا يَا وَيْلَهَا أَيْنَ يَذْهَبُوْنَ بِهَا يَسْمَعُ صَوْتَهَا كُلُّ شَىْءٍ إِلاَّ الإِنْسَانَ ، وَلَوْ سَمِعَ الإِنْسَانُ لَصَعِقَ

Dari Abi Said Al-Khudri ra berkata, Nabi saw bersabda : Bila jenazah diletakkan, lalu dibawa oleh beberapa laki-laki dipundaknya, maka bila ia baik akan berkata: Majukan (percepat) aku (ke kuburan). Bila ia tidak baik, ia berkata kepada keluarganya : Alangkah celakanya, ke manakah kamu membawaku? suara itu didengar oleh segala sesuatu, kecuali manusia. Seandainya meraka mendengarkannya akan pingsan. (H. R.Bukhari no. 1316)

No comments:

Post a Comment