Tampilkan postingan dengan label Kumpulan dzikir dan terjemahnya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan dzikir dan terjemahnya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 September 2015

terjemahan ratibul haddad



اَلْفَاتِحَةُ إِلَى حَضْرَةِ سَيِّدِنَا وَشَفِيْعِنَا وَنَبِيِّنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - اَلْفَاتِحَةْ- 
Al-fatihah kepada penghulu, penolong, Nabi dan pemimpin kami yaitu Nabi Muhammad semoga Allah, melimpahkan rahmat ta’dhim dan keselamatan atas nya
 
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ . الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعٰلمِيْنَ . الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ . مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ . إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . اِهْدِنَ الصِّرَاطَ المُسْتَقِيْمَ . صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ المَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِّيْنَ .   آمِيْنَ .
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Hanya kepada-Mulah kami menyembah dan hanya kepada-Mulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugrahkan ni’mat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula) jalan mereka yang sesat. Wahai Tuhan, perkenankanlah do’a kami”.    .
اَللهُ لاَ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُوْدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
 Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang  Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Basar.

 آمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُوْنَ. كُلٌّ آمَنَ بِاللهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ . لَا يُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Rasul telah beriman kepada Al Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali". Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir". 

لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِىْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ ( 3 )

“Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan (langit dan bumi) dan bagi-Nya pula segala puji. Dia yang menghidupkan dan mematikan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”.   ( 3 x ).
 سٌبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ  ( 3 )
Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan yang wajib di sembah melainkan Allah dan Allah Tuhan Yang Maha Besar. ( 3 x )
  سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحاَنَ اللهِ الْعَظِيْمِ ( 3 )
Maha suci Allah segala puji khusus bagi-Nya, Maha suci Allah Yang Maha Agung. ( 3 x )
  رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ  ( 3 )
Ya Allah ampunlah dosa kami dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha penerima taubat lagi Maha Penyayang. ( 3 x )
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ  ( 3 )
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat ta’dhim atas junjungan kami Nabi Muhammad saw. ya Allah, limpahkanlah rahmat ta’dhim dan keselamatan atas Muhammad saw”. ( 3 x )
  أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّاتِ مِنْ شَرِّمَا خَلَقَ ( 3 )
Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya. (3 x)
  بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي الْسَّمَآءِ وَهُوَ الْسَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ  ( 3 )
Dengan nama Allah yang dengan nama-Nya tiada suatu pun, baik di bumi mahupun di langit dapat memberi bencana, dan Dia Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui. (3 x)

 رَضِيْنَا بِاللهِ رَبًّا وَبِالْإِسلاَمِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا  ( 3 )
Kami redha Allah sebagai Tuhan kami, Islam sebagai Agama kami dan Muhammad sebagai Nabi kami.   (3 x)
 بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَالْخَيْرُ وَالشَّرُّ بِمَشِيْئَةِ اللهِ  ( 3 )
Dengan menyebut nama Allah, segala pujian bagi Allah, dan segala kebaikan dan kejahatan adalah kehendak Allah.  (3 x)
 آمَنَّا بِاللهِ وَاليَوْمِ اْلآخِرِ تُبْناَ إِلَى اللهِ باَطِناً وَظَاهِرًا  ( 3 )
Kami beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, dan kami bertaubat kepada Allah batin dan zahir. (3 x)
يَا رَبَّنَا وَاعْفُ عَنَّا وَامْحُ الَّذِيْ كَانَ مِنَّا ( 3 )
Ya Tuhan kami, maafkan kami dan hapuskanlah apa-apa (dosa) yang ada pada kami.     (3x)
 ياَ ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْراَمِ أَمِتْناَ عَلَى دِيْنِ الإِسْلاَمِ  ( 7 )
Wahai Tuhan yang mempunyai sifat Keagungan dan sifat Pemurah, matikanlah kami tetap dalam agama Islam . (7x)
 ياَ قَوِيُّ ياَ مَتِيْنُ  إِكْفِ شَرَّ الظَّالِمِيْنَ  ( 3 )
Wahai Tuhan yang Maha Kuat lagi Maha Gagah, hindarkanlah kami dari kejahatan orang-orang yang zalim. (3x)
 أَصْلَحَ اللهُ أُمُوْرَ الْمُسْلِمِيْنَ صَرَفَ اللهُ شَرَّ الْمُؤْذِيْنَ  ( 3 )
Semoga Allah memperbaiki urusan kaum muslimim dan menghindarkan mereka dari kejahatan orang-orang yang suka menggangu.   (3x)
يَا عَلِيُّ يَا كَبِيْرُ، يَا عَلِيْمُ  يَا قَدِيْرُ، يَا سَمِيعُ يَا بَصِيْرُ،  يَا لَطِيْفُ يَا خَبِيْرُ (3 )
Wahai Tuhan Yang Maha Tinggi, lagi Maha Besar, Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa, Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Yang Maha Lemah-Lembut lagi Maha Mengetahui     (3x)
 ياَ فَارِجَ الهَمِّ يَا كَاشِفَ الغَّمِّ يَا مَنْ لِعَبْدِهِ يَغْفِرُ وَيَرْحَمُ (3 )
Wahai Tuhan yang melegakan dari duka cita, lagi melapangkan dada dari rasa sempit. Wahai Tuhan yang mengampuni dan menyayangi hamba-hamba-Nya.    (3x)
أَسْتَغْفِرُ اللهَ رَبَّ الْبَرَايَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ مِنَ الْخَطَاياَ  ( 4 )
Aku memohon keampunan Allah Tuhan Pencipta sekalian makhluk, aku memohon keampunan Allah dari segala kesalahan.     (4x)
 لآ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ ، لآ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ (50 )
Tiada Tuhan yang wajib disembah Melainkan Allah, Tiada Tuhan yang wajib disembah Melainkan Allah  (50x)
 لآ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّفَ وَكَرَّمَ وَمَجَّدَ وَعَظَّمَ وَرَضِيَ اللهُ تَعاَلَى عَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ الطَّيِّبِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ وَأَصْحَابِ اْلأَكْرَمِيْنَ وَأَزْوَاجِهِ الطَّاهِرَاتِ أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالتَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَعَلَيْناَ لَهُمْ وَفِيْهِمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
Tiada Tuhan yang wajib disembah Melainkan Allah,  Muhammad utusan Allah, semoga Allah, melimpahkan rahmat ta’dhim dan keselamatan atas nya, (semoga Allah juga) meninggikan, memuliakan, menyanjung dan mengagungkan nya Serta semoga Allah Ta'ala meridhai akan keluarganya yang baik lagi suci serta para sahabatnya yang mulya, dan para istinya yang suci menjadi ibu orang-orang mukmin, dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik sampai hari qiyamat, dan semoga kami dan mereka dalam rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Penyayang diantara yang Penyayang.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ . قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ . اللهُ الصَّمَدُ . لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ. وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ (3)
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyeyang. Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan. dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia".

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ . قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyeyang Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh. dari kejahatan makhluk-Nya. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki".

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ . قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مٰلِكِ النَّاسِ . إِلٰهِ النَّاسِ . مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyeyang Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia. dari (golongan) jin dan manusia.
  
اَلْفَاتِحَةُ لِسَيِّدِنَا الْفَقِيْهِ الْمُقَدَّمِ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ باَعَلَوِيِّ وَأُصُوْلِهِ وَفُرُوْعِهِ  وَجَمِيْعِ السَّادَةِ آل بَاعَلَوِيِّ .
Al-fatihah kepada Penghulu kami Al-Faqih Al-Muqaddam, Muhammad bin Ali Ba’alawi, dan kepada asal-usul dan keturunannya, dan kepada semua penghulu dari keluarga bani Ba’alawi
 اَلْفَاتِحَةُ لِجَمِيْعِ السَّادَةِ الصُّوْفِيَّةِ أَيْنَمَا كَانُوْا.
Al-fatihah kepada segenap penghulu ahli-ahli sufi, di mana saja mereka berada,

اَلْفَاتِحَةُ لِصَاحِبِ الرَّاتِبِ سَيِّدِنَا الْحَبِيْبِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَلْوِى الْحَدَّادِ باَعَلَوِيِّ
Al-fatihah kepada Penyusun Ratib ini, penghulu kami Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad Ba’alawi
اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْـأَلُكَ رِضَـاكَ وَالْجَنَّـةَ وَنَـعُوْذُ بِكَ مِنْ سَـخَطِكَ وَالنَّارِ   (3)
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon keridhahan dan syurga-Mu; dan kami pberlindung kepada-Mu dari kemarahan-Mu dan api neraka.  (3x)

Kamis, 20 Agustus 2015

bacaan istighosah nu dan artinya





----- اَلْإِسْتِغَاثَةُ -----

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
الفَاتِحَة  ..... ( 3 )

(Surat Al-Fatihah)
أسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ ..... ( 3 )

Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung
لَاحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِا للهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ  ..... ( 3 )

Tiada daya untuk menjauhi maksiat kecuali dengan pemeliharaan Allah dan tiada kekuatan untuk melakukan ketaatan kecuali dengan pertolongan Allah
اَللهم صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ..... ( 3 )

Ya Allah. Limpahkanlah rahmat dan kemuliaan kepada junjungan kami Nabi Muhammad berserta keluarganya
يَا اَللهُ يَا قَدِيْمُ ..... ( 11 )

Wahai Allah, wahai Dzat yang ada tanpa permualaan
يَا سَمِيْعُ يَا بَصِيْرُ  ..... ( 11 )

Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat
يَا مُبْدِعُ يَا خَالِقُ ..... ( 11 )

Wahai Dzat yang mewujudkan sesuatu dari tidak ada, wahai Dzat Yang Maha Pencipta
يَا حَفِيْظُ يَا نَصِيْرُ يَا وَكِيْلُ ياَ اللهُ  ..... ( 11 )

Wahai Dzat yang memelihara dari keburukan dan kebinasaan, wahai Dzat Yang Maha Menolong, wahai Dzat yang menjamin rizki para hamba dan mengetahui kesulitan-kesulitan hamba, ya Allah
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ  ..... ( 3 )

Wahai Dzat Yang Hidup, yang terus menerus mengurus makhluknya, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan-MU
يَا لَطِيْفُ  ..... ( 11 )

Wahai Dzat yang Maha Lembut
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ إنَّهُ كَانَ غَفَّارًا  ..... ( 3 )

Aku mohon ampung kepada Allah Yang Maha Agung, karena sesunggunya  Dia  Maha Pengampun
اَللهم صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قَدْ ضَاقَتْ حِيْلَتِي أَدْرِكْنِيْ يَا رَسُوْلَ اللهِ  ..... ( 3 )

Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kemuliaan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, sungguh telah habis daya dan upayaku maka bantulah aku dengan do'amu kepada Allah wahai Rasulullah.
اَللهم صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِنِالَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ، وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ، وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ، وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ، وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ، وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ، بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ، وَ عَلىٰ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ، فِيْ كُلِ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ ..... ( 3  )

.

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat ta’dhim dan keselamatan yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang dapat melepaskan segala macam kerepo-tan/ikatan, dilepaskan dari segala macam kesusahan, ditunaikan segala macam hajat dan khusnul khotimah (akhir hayat yang baik), tercapainya segala macam keinginan, dicurahkan hujan rahmat dengan berkah wajah (pribadi) nya yang mulia, rahmat dan keselamatan yang sempurna itu semoga juga Engkau limpahkan kepada keluarga dan para sahabatnya setiap kedipan mata dan hembusan nafas sebanyak yang Engkau ketahui”.

اَللهم صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلاَ فَاتِ. وَتَقْضِي لَنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْحَاجَاتِ. وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَ اْلغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاِت فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ ..... ( 3 )                                      

 “Ya Allah limpahkanlah rahmat ta’dhim atas junjungan kami, yaitu Nabi Muhammad yang dengan rahmat itu Engkau menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan malapetaka, yang dengan rahmat itu pula Engkau memenuhi dari semua hajat kami, yang dengannya Engkau mensucikan kami dari segala keburukan, yang dengan nya Engkau mengangkat kami dengan setinggi-tinggi derajat, dan dengan nya pula Engkau mengantar kami ke tempat yang paling ujung dari semua kebaikan (hidup) di dunia dan (hidup) setelah mati. Dan semoga Allah melimpahkan rahmat ta’dhim dan keselamatan kepada makhluk terbaik-Nya yaitu junjungan kami Nabi Muhammad, kepada keluarga dan sahabatnya”.

يَا بَدِيْعُ .....(11)
Wahai Dzat yang menciptakan makhluk tanpa ada contoh sebelumnya

اللهُ أكْبَرُ ..... ( 3 ) يَا رَبَّنَا  وَإلَهَنَا وَسَيِّدَنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ ....(3)

Allah maha besar maha mulia, Wahai Tuhan kami, sesembahan kami, tuan kami, Engkau-lah penolong kami, menangkan kami atas orang­orang kafir
حَصَّنْتُكُمْ بِالْحَيِّ الْقَيُّوْمِ الَّذِيْ لَا يَمُوْتُ أَبَدًا وَدَفَعْتُ عَنْكُمُ السُّوْءَ بِأَلْفِ أَلْفِ لَاحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِا للهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ  ....  (3)

Aku mohonkan pemeliharaan untuk kalian kepada Dzat yang maha hidup dan terus menerus mengatur hamba-Nya yang tidak pernah mati selamanya, dan aku tolak dan hindarkan dari kalian segala keburukan dengan sejuta bacaan “La haula wa la quwwata illa billahil aliyyil adzim
اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَنْعَمَ عَلَيْنَا وَهَدَانَا عَلٰى دِيْنِ الإسْلَامِ ...  (3)

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita nikmat dan petunjuk kepada agama Islam
بِسْمِ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ لَا يَسُوْقُ الْخَيْرَ إلَّا اللهِ .  بِسْمِ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ لَا يَصْرِفُ السُّوْءَ إلَّا اللهُ . بِسْمِ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ مَا كَانَ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللهِ . بِسْمِ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِا للهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ ..... (3)

Dengan nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak-Nya, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali la. Dengan nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak-Nya, tidak ada yang menyingkirkan keburukan kecuali la. Dengan nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak-Nya, tidak ada kenikmatan melainkan dari Allah. Dengan nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak-Nya, tiada daya untuk berbuat kebaikan kecuali dengan pertolongan Allah dan tiada kekuatan untuk menghindar dari perbuatan maksiat kecuali dengan perlindungan Allah yang maha Mulia dan maha agung
سَأَلْتُكَ يَا غَفَّارُ عَفْوًا وَتَوْبَةً . وَبِالْقَهْرِ يَا قَهَّارُ خُذْ مَنْ تَحَيَّلًا .....(3)

Ya Allah, aku memohon ampunan dan taubat yang diterima kepada-Mu dan dengan kekuatan dan kekuasaan-Mu Wahai Dzat yang maha mengalahkan, tundukkan dan hukumlah orang yang melakukan tipu muslihat dan ingin mencelakai kami
يَا جَبَّارُ يَا قَهَّارُ يَا ذَا الْبَطْشِ الشَّدِيْدِ خُذْ حَقَّنَا وَحَقَّ الْمُسْلِمِيْنَ مِمَّنْ ظَلَمَنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ وَتَعَدَّى عَلَيْنَا وَعَلَى الْمُسْلِمِيْنَ ......  (3)

Wahai Dzat Yang Maha mengalahkan, Maha Menundukkan, Dzat yang keras azab-Nya, ambilkan hak-hak kami dan hak-hak umat Islam dari orang-orang yang menzhalimi kami dan menzhalimi umat Islam, yang telah menganiaya kami dan menganiaya umat Islam
اَلْفَاتِحَةُ وَالتَّهْلِيْلُ ......................................................

(Surat Al-Fatihah), lalu dilanjutkan dengan tahlil

bacaan dzikir setelah sholat fardhu dan artinya




أََسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِي لاَ إِلٰهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَ أَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astagh firulloohal ‘adhiim laa-ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuumu wa-atuubu ilaiih.    ( 3 kali )

“Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Maha Hidup Yang Maha Berdiri sendiri, dan saya bertaubat kepada-Nya.” ( 3 kali ).

اَسْتَغْفِرُاللهَ اْلعَظِيْمَ لِى وَالِوَلِدَيَّ وَلِاَصْحَابِ اْلحُقُوْقِ اْلوَاجِبَةِ عَلَيَّ وَلِجَمِيْعِ اْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ وَاْلمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ اَلْاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمَوَاتِ
Astaghfirulloohal ‘adhiim lii waliwaa-lidayya waliash-haabil huquuqil waajibaati ‘alayya wa lijamii’il muslimiina walmus-limaat wal muk-miniina walmukminaat al-ahyaa’i minhum wal amwaat. ( 1 kali ).

“Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan untuk kedua orang tuaku, semua hak-hak kuajibanku, semua orang Islam laki-laki dan perempuan dan semua orang mukmin laki-laki dan perempuan, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati”. ( 1 kali )

لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِىْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ

Laa ilaaha illalloohu wahdahuu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa  kulli syai’in qodiir. ( 3 kali ).

“Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan (langit dan bumi) dan bagi-Nya pula segala puji. Dia yang menghidupkan dan mematikan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”.          ( 3 kali ).

اَللهم أَجِرْنَا مِنَ النَّارِ

Alloohumma ajirnaa minan naar. ( 3 kali ).

“Ya Allah, lepaskanlah kami dari adzab neraka”. ( 3 kali ).

اَللّهُمَّ اَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَاِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ وَاَدْخِلْنَا اْلجَنَّةَ دَارَالسَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَاذَاْلجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ

Alloohumma antas salaam waminkas salaam wa ilaika ya’uudus salaam fahayyinaa rob-banaa bissalaam wa ad-hilnal jannata daaros salaam tabaarokta robbanaa wata-’aalaita yaa dzal jalaali wal ikroom. (1 kali ).

“Ya Allah, Engkau yang memiliki keselamatan dan dari Engkau  keselamatan dan kepada Engkau aku mengharapkan keselamatan, maka hidupkan aku dalam keadaan yang selamat dan masukkanlah aku pada surga yaitu rumah keselamatan, Maha Barokah dan Maha luhur Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Mulya”. ( 1 kali ).

اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجـِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعٰلمِيْنَ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اِهْدِنَ الصِّرَاطَ المُسْتَقِيْمَ صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ المَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِّيْنَ 

A’uudzu billaahi minasy syaithoonir rojiim, bismillaahir rohmaanir rohiim, alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin, arrohmaanir rohiim, maaliki yaumiddiin, iyyaaka na’budu wa-iyyaaka nasta’iin, ihdinash shiroothol mus-taqiim, shiroothol ladziina an’amta ‘alaihim ghoiril maghdhuubi ‘alaihim waladh dhoolliin. Aamiin. ( 1 kali ).

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Hanya kepada-Mulah kami menyembah dan hanya kepada-Mulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugrahkan ni’mat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula) jalan mereka yang sesat. Wahai Tuhan, perkenankanlah do’a kami”.    ( 1 kali ).

وَاِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَاحِدٌ ، لاَ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمُ

Wa ilaahukum ilaahuw waahid, laa ilaaha illaa huwar roohmaanur roohiim.

“Dan Tuhan kalian adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.

اللهُ لاَ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُوْدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa takkhudzuhuu sinatun walaa nauum, lahuu maa fis samaawaati wal ardhi, mandzalladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi-idznihii, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa khalfahum walaa yuhiithuuna bisyai-in min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’.  Wasi’a kursiyyuhus samaa-waati wal ardhi walaa ya-uuduhuu hifdzuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adziim.

“ Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang  Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Basar”.
إِلٰهِ يَا رَبِّ .......
Ilaahi yaa robbi
“Tuhan ( kami ), ya Tuhan(  kami )”.

سُبْحَانَ اللهِ ......
Subhaanallooh ( 33 kali ).
“Maha Suci Allah”. ( 33 kali ).

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا اَبَدًا
Subhaanalloohil ‘adziimi wabihamdihii daa-iman abadaa.

“Maha Suci Allah, Dzat Yang Maha Agung dan dengan memuji kepada-Nya, pujian yang langsung, yang selama-lamanya”.

اَلْحَمْدُ لِلهِ  ......  
Alhamdu lillah. ( 33 kali ).
“Segala puji bagi Allah”. ( 33 kali ).

اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ عَلٰى كُلِّ حَالٍ وَنِعْمَةٍ
Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin ‘alaa kulli haalin wani’matin.

“Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam atas setiap keadaan serta kenikmatan”.
اَللهُ اَكْـبَــرُ  ...... 

Alloohu akbar. ( 33 kali ).
“ Allah Maha Besar”. ( 33 kali ).

اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً

Alloohu akbar kabiiroo walhamdu lillaahi katsiiroo wasubhaanalloohi bukrotan wa-ashiilaa.

“Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak serta Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore”.

لاَاِلٰهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
Laa ilaaha illalloohu wahdahuu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa  kulli syai’in qodiir.

“Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan (langit dan  bumi)  dan  bagi-Nya  pula  segala  puji. Dia yang menghidupkan dan mematikan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”.

وَلاَ حَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِااللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ
Laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim.

“Tiada daya upaya dan kekuatan, kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung”.
اَسْتًغْفِرُاللهَ اْلعَظِيْم

Astaghfirulloohal ‘adziim. ( 3 kali ).

“Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung”. ( 3 kali ).       
  
اَفْضَلُ الذِّكْرِ فَاعْلَمْ اَنَّهُ
Afdholudz dzikri fa’lam annahuu.

“ Seutama-utama dzikir, maka ketahuilah sesungguhnya”.

لاَ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ
Laa ilaaha illallooh. ( 15 / 33 / 100 kali ).

“Tiada Tuhan (yang berhak disembah) malainkan Allah “. ( 15 / 33 / 100 kali ).

لاَ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Laa ilaaha illallooh muhammadur rosuulullooh sollalloohu alaihi wa sallam

"Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, (Nabi) Muhammad adalah utusan Allah , semoga Allah melimpahkan rahmat ta'dhim dan keselamatan atas (Nabi) Muhammad saw”.