Tampilkan postingan dengan label Hadits-Hadits pilihan 7. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadits-Hadits pilihan 7. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Agustus 2020

Larangan Lewat di Depan Orang Shalat

 


عَنْ أَبِى سَعِيْدٍ الْخُدْرِىِّ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ يُصَلِّى فَلاَ يَدَعْ أَحَدًا يَمُرُّ بَيْنَ يَدَيْهِ وَلْيَدْرَأْهُ مَا اسْتَطَاعَ فَإِنْ أَبَى فَلْيُقَاتِلْهُ فَإِنَّمَا هُوَ شَيْطَانٌ

Dari Abu Sa'id Al-Khudri bahwa Rasulullah saw bersabda : Apabila salah seorang dari kalian shalat, maka janganlah dia membiarkan seseorang lewat di hadapannya, dan hendaklah dia menghalanginya semampunya. Jika dia menolak maka hendaklah dia memeranginya, karena dia adalah setan. (H. R. Muslim no.1156)

Senin, 10 Agustus 2020

Anjuran Memberi Nama Sama Dengan Nama Nabi

 

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَسَمَّوْا بِاسْمِى وَلاَ تَكْتَنُوْا بِكُنْيَتِى ، وَمَنْ رَآنِى فِى الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِى ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لاَ يَتَمَثَّلُ فِى صُوْرَتِى ، وَمَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ

Dari Abu Hurairah ia berkata, Aku mendengar Nabi saw bersabda : Berikanlah nama dengan namaku dan jangan dengan julukanku. Karena barang siapa melihatku dalam mimpinya sungguh dia benar-benar telah melihatku, karena setan tidak sanggup menyerupai bentukku. Dan barang siapa berdusta terhadapku, maka hendaklah ia persiapkan tempat duduknya dalam neraka. (H. R. Bukhari no.110)

Larangan Buang Hajat Menghadap ke Kiblat Atau Membelakanginya

 

عَنْ أَبِى أَيُّوبَ اْلأَنْصَارِىِّ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَى أَحَدُكُمُ الْغَائِطَ فَلاَ يَسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ وَلاَ يُوَلِّهَا ظَهْرَهُ ، شَرِّقُوْا أَوْ غَرِّبُوْا

Dari Abu Ayyub Al-Anshari berkata, Rasulullah saw bersabda : Jika salah seorang dari kalian masuk ke dalam WC untuk buang hajat, maka janganlah menghadap ke arah kiblat dan membelakanginya. Hendaklah ia menghadap ke arah timurnya atau baratnya. (H. R. Bukhari no.144)

Kamis, 06 Agustus 2020

Jagalah Allah Niscaya Dia Akan Menjagamu

عَنْ أَبِي الْعَبَّاسِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : كُنْتُ خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْماً، فَقَالَ : يَا غُلاَمُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ: اْحْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ، اِحْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللهِ، وَاعْلَمْ أَنَّ اْلأُمَّةَ لَوِ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ  يَنْفَعُوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ، وَإِنِ اجْتَمَعُوْا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ، رُفِعَتِ اْلأَقْلاَمُ وَجَفَّتِ الصُّحُفِ

Dari Abu Al-Abbas Abdullah bin Abbas radhiallahuanhuma, beliau berkata : Suatu saat saya berada dibelakang nabi saw, maka beliau bersabda : Wahai ananda, saya akan mengajarkan kepadamu beberapa perkara: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu, Jagalah Allah niscaya Dia akan selalu berada di hadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah sesungguhnya jika sebuah umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu , niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering. (H. R. Turmuzi no. 2706(


Jumat, 24 Juli 2020

Balasan Bagi Orang Yang Bunuh Diri


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِحَدِيْدَةٍ فَحَدِيْدَتُهُ فِى يَدِهِ يَتَوَجَّأُ بِهَا فِى بَطْنِهِ فِى نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيْهَا أَبَدًا وَمَنْ شَرِبَ سَمًّا فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ يَتَحَسَّاهُ فِى نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيْهَا أَبَدًا وَمَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ يَتَرَدَّى فِى نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيْهَا أَبَدًا
Dari Abu Hurairah dia berkata, Rasulullah saw  bersabda : Barang siapa membunuh dirinya dengan sepotong besi, maka dengan besi yang tergenggam di tangannya itulah dia akan menikam perutnya dalam neraka Jahanam secara terus-menerus dan dia akan kekal di dalamnya. Barang siapa membunuh dirinya dengan meminum racun maka dia akan merasai racun itu dalam neraka Jahanam secara terus-terusan dan dia akan kekal di dalamnya. Dan barang siapa membunuh dirinya dengan terjun dari puncak gunung, maka dia akan terjun ke dalam neraka Jahanam secara terus-menerus untuk membunuh dirinya dan dia akan kekal di dalamnya. (H. R. Muslim no. 313)

Tidak Masuk Surga Orang Yang Suka Menyebut-nyebut Pemberiannya


عَنْ أَبِى سَعِيْدٍ الْخُدْرِىِّ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ صَاحِبُ خَمْسٍ مُدْمِنُ خَمْرٍ وَلاَ مُؤْمِنٌ بِسِحْرٍ وَلاَ قَاطِعُ رَحِمٍ وَلاَ كَاهِنٌ وَلاَ مَنَّانٌ
Dari Abu Said Al-Khudry ia berkata, Rasulullah saw bersabda : Tidak akan masuk surga lima golongan, yaitu orang yang gemar minum khamr (minuman keras), orang yang percaya sihir, memutuskan silaturrahim, percaya dukun, dan orang yang suka menyebut-nyebut pemberiannya. (H. R. Ahmad no. 11405) 

Menunjukkan Jalan Orang Yang Tersesat Adalah Sedekah


عَنْ أَبِى ذَرٍّ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيْكَ لَكَ صَدَقَةٌ وَأَمْرُكَ بِالْمَعْرُوْفِ وَنَهْيُكَ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَإِرْشَادُكَ الرَّجُلَ فِى أَرْضِ الضَّلاَلِ لَكَ صَدَقَةٌ وَبَصَرُكَ لِلرَّجُلِ الرَّدِىءِ الْبَصَرِ لَكَ صَدَقَةٌ وَإِمَاطَتُكَ الْحَجَرَ وَالشَّوْكَةَ وَالْعَظْمَ عَنِ الطَّرِيْقِ لَكَ صَدَقَةٌ وَإِفْرَاغُكَ مِنْ دَلْوِكَ فِى دَلْوِ أَخِيْكَ لَكَ صَدَقَةٌ.
Dari Abu Dzarr ia berkata,  Rasulullah saw bersabda : Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau berbuat ma'ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri dan tulang dari jalan merupakan sedekah, dan engkau menuangkan air dari embermu ke ember saudaramu juga sedekah. (H. R. Tirmidzi no. 2083)

Waktu Mustajabah Ketika Dua Pasukan Berhadapan


وَرَوَى الشَّافِعِيُّ رَحِمَهُ اللهِ فِي " اْلأُمِّ " بِإِسْنَادِهِ حَدِيْثًا مُرْسَلًا  عَنِ الَّنبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ قَالَ : " اُطْلُبُوا اسْتِجابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ اْلتِقَاءِ الْجُيُوْشِ وَإِقَامَةِ الصّلَاةِ وَنُزُوْلِ الْغَيْثِ وَقَدْ حُفِظَتُ عَنْ غَيْرِ وَاحِدٍ طَلَبَ الْإِجَابَةَ عِنْدَ نُزُوْلِ الْغَيْثِ وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ
Imam Syafi'i meriwayatkan sebuah hadits mursal di dalam kitab Al-Umm, dari Nabi saw bersabda : Tuntutlah doa yang mustahab ketika tentara sedang berhadapan (di medan perang), sedang menjalankan shalat, dan ketika hujan turun. (Kitab Al-Adzkar Imam Nawawi, halaman 165)

Pemimpin Yang Adil Doanya Tidak Ditolak


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ اَلْإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ يَرْفَعُهَا اللهُ دُوْنَ الْغَمَامِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَتُفْتَحُ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَيَقُوْلُ بِعِزَّتِى لَأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِيْنٍ
Dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah saw bersabda :  Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak : Pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai dia berbuka, dan doa orang yang didzalimi, Allah angkat di atas awan pada hari kiamat, dan dibukanya pintu-pintu langit dan Allah berfirman : Demi kemulyaan-Ku, Aku benar-benar akan menolongmu sekalipun beberapa waktu lagi. (H. R. Ibnu Majah no. 1824, Ahmad no. 9994)

Waktu Mustajab Pada Hari Jum'at


عَنْ أَبِى بُرْدَةَ بْنِ أَبِى مُوسَى الْأَشْعَرِىِّ قَالَ قَالَ لِى عَبْدُ اللهِ بْنُ عُمَرَ أَسَمِعْتَ أَبَاكَ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِى شَأْنِ سَاعَةِ الْجُمُعَةِ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ سَمِعْتُهُ يَقُوْلُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ هِىَ مَا بَيْنَ أَنْ يَجْلِسَ الْإِمَامُ إِلَى أَنْ تُقْضَى الصَّلاَةُ
Dari Abu Burdah bin Abu Musa Al-Asy'ari ia berkata, Abdullah bin Umar bertanya padaku : Apakah kamu pernah mendengar ayahmu meriwayatkan hadits dari Rasulullah saw perihal satu waktu (yang mustajab) pada hari Jum'at? Abu Burdah berkata, Saya menjawab : Ya, aku mendengarnya, ia berkata, Aku mendengar Rasulullah saw bersabda : Waktunya ialah antara imam duduk (di mimbar) hingga selesai shalat Jum'at. (H. R. Muslim no. 2012, Abu Daud no. 1051)

Anjuran Memulai Doa Dengan Memuji Allah


عن فَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ صَاحِبَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ سَمِعَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلاً يَدْعُو فِى صَلاَتِهِ لَمْ يُمَجِّدِ اللهُ تَعَالَى وَلَمْ يُصَلِّ عَلَى النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَجِلَ هَذَا. ثُمَّ دَعَاهُ فَقَالَ لَهُ أَوْ لِغَيْرِهِ  إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِتَحْمِيْدِ رَبِّهِ جَلَّ وَعَزَّ وَالثَّنَاءِ عَلَيْهِ ثُمَّ يُصَلِّى عَلَى النَّبِىِّ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ يَدْعُو بَعْدُ بِمَا شَاءَ
Dari Fadhalah bin Ubaid sahabat Rasulullah saw berkata : Rasulullah saw mendengar seorang laki-laki berdoa pada (rangkaian) shalatnya, tanpa memuliakan Allah ta'ala (dengan memuji-Nya) dan tanpa mengucapkan shalawat kepada Nabi saw,  maka Rasulullah bersabda : orang ini maunya segera. Kemudian ia memanggilnya. Belaiu bersabda kepadanya atau (perawi hadits ragu-ragu) kepada yang lain : Apabila salah seorang dari kamu telah selesai shalat, hendaklah ia mulai pula memuliakan dan memuji Tuhannya kemudian mengucapkan shalawat kepada Nabi saw, barulah ia berdoa sesudahnya sesuka hatinya. (H. R.Abu Daud no. 1483, Tirmidzi no. 3815 dan lainnya)

Jumat, 10 Juli 2020

Mimpi Rasulullah Tentang Umar bin Khattab


عَنْ  أَبِى سَعِيْدٍ الْخُدْرِىِّ قَالَ قَالَ رَسُوُلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَمَا أَنَا نَائِمٌ رَأَيْتُ النَّاسَ يُعْرَضُوْنَ عَلَىَّ ، وَعَلَيْهِمْ قُمُصٌ ، مِنْهَا مَا يَبْلُغُ الثَّدْىَ ، وَمِنْهَا مَا يَبْلُغُ دُونَ ذَلِكَ ، وَمَرَّ عَلَىَّ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ وَعَلَيْهِ قَمِيْصٌ يَجُرُّهُ . قَالُوْا مَا أَوَّلْتَ يَا رَسُوْلَ اللهِ قَالَ الدِّيْنَ
Dari Abu Sa'id Al-Khudri mengatakan, Rasulullah saw bersabda : Ketika aku tidur, aku melihat manusia diperlihatkan kepadaku sedang mereka memakai baju gamis, ada yang sampai ke dadanya, ada yang sampai lebih bawah dari pada itu, dan Umar bin Khattab melewati dengan gamis yang ia seret. Para sahabat bertanya : Bagaimana anda menakwilkan? Rasulullah menjawab : Itulah agama. (H. R. Bukhari no.7008)

Rabu, 08 Juli 2020

Di Antara Kedua Mata Dajjal Tertulis Kafir


عَنْ أَنَسٍ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِىُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا بُعِثَ نَبِىٌّ إِلاَّ أَنْذَرَ أُمَّتَهُ اْلأَعْوَرَ الْكَذَّابَ ، أَلاَ إِنَّهُ أَعْوَرُ ، وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ ، وَإِنَّ بَيْنَ عَيْنَيْهِ مَكْتُوبٌ كَافِرٌ
Dari Anas ra mengatakan, Nabi saw bersabda : Tidaklah seorang Nabi pun diutus selain telah memperingatkan kaumnya terhadap yang buta sebelah dan pendusta, ketahuilah bahwasanya dajjal itu buta sebelah, sedang rabb kalian tidak buta sebelah, tertulis diantara kedua matanya kafir. (H. R. Bukhari no.7131)

Larangan Saling Membunuh


عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لاَ تَرْجِعُوْا بَعْدِى كُفَّارًا ، يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ
Dari Ibnu Umar, bahwasanya ia mendengar Nabi saw bersabda : Janganlah kalian sepeninggalku kembali kepada kekafiran, sebagian kalian memenggal leher sebagian yang lainnya. (H. R. Bukhari no.7077)

Minggu, 05 Juli 2020

Tipu Daya Dajjal


عَنْ حُذَيْفَةَ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِى الدَّجَّالِ إِنَّ مَعَهُ مَاءً وَنَارًا، فَنَارُهُ مَاءٌ بَارِدٌ، وَمَاؤُهُ نَارٌ
Dari Khudzaifah dari Nabi saw bersabda tentang dajjal, Ia membawa air dan api, yang kelihatan api adalah air dingin, dan yang kelihatan air adalah api. (H. R. Bukhari no.7130)

Tetangga Lebih Berhak Ditawari Lebih Dahulu Bila Menjual Rumah


عَنْ عَمْرِو بْنِ الشَّرِيْدِ أَنَّ أَبَا رَافِعٍ سَاوَمَ سَعْدَ بْنَ مَالِكٍ بَيْتًا بِأَرْبَعِمِائَةِ مِثْقَالٍ وَقَالَ لَوْلاَ أَنِّى سَمِعْتُ النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ اَلْجَارُ أَحَقُّ بِصَقَبِهِ . مَا أَعْطَيْتُكَ
Dari Amru bin Syarid, bahwasanya Abu Rafi' pernah mengajukan penawaran rumah keada Sa'd bin Malik seharga empat ratus mitsqal, dan ia mengatakan : Kalaulah aku tidak mendengar Nabi saw bersabda : Tetangga lebih berhak teradap dindingnya. niscaya tidak aku berikan kepadamu. (H. R. Bukhari no.6971)

Kamis, 02 Juli 2020

Larangan Mengarahkan Pedang Kepada Kawan


عَنْ هَمَّامٍ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لاَ يُشِيْرُ أَحَدُكُمْ عَلَى أَخِيْهِ بِالسِّلاَحِ، فَإِنَّهُ لاَ يَدْرِى لَعَلَّ الشَّيْطَانَ يَنْزِعُ فِى يَدِهِ، فَيَقَعُ فِى حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ
Dari Hammam, aku mendengar Abu Hurairah dari Nabi saw bersabda : Janganlah salah seorang diantara kalian mengarahkan pedangnya kepada kawannya, sebab siapa tahu setan menariknya dari tangannya lantas ia terjerumus dalam lubang neraka. (H. R. Bukhari no.7072 dan Muslim no. 6834)

Jaman Terasa Ringkas


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَتَقَارَبُ الزَّمَانُ، وَيَنْقُصُ الْعَمَلُ، وَيُلْقَى الشُّحُّ، وَتَظْهَرُ الْفِتَنُ، وَيَكْثُرُ الْهَرْجُ . قَالُوا يَا رَسُوْلَ اللهِ أَيُّمَ هُوَ . قَالَ اَلْقَتْلُ اَلْقَتْلُ
Dari Abu Hurairah dari Nabi saw bersabda (tentang tanda-tanda kiamat) : Jaman terasa ringkas, amal shalih berkurang, kebakhilan merajalela, fitnah (maksiat) dinyatakan secara terang-terangan, dan banyak al haraj. Para sahabat bertanya : Ya Rasulullah, apa maksud istilah Al-haraj?  Nabi menjawab :  Pembunuhan-pembunuhan. (H. R. Bukhari no.7061)

Rabu, 01 Juli 2020

Dajjal Buta Matanya Sebelah Kanan


عَنِ ابْنِ عُمَرَ أُرَاهُ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَعْوَرُ عَيْنِ الْيُمْنَى ، كَأَنَّهَا عِنَبَةٌ طَافِيَةٌ
Dari Ibnu Umar, seingatku dia dari Nabi saw bersabda : Dajjal buta matanya sebelah kanan, seolah-olah matanya buah anggur yang menjorok. (H. R. Bukhari no.7123)

Mimpi Yang Baik Adalah Berita Gembira


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَمْ يَبْقَ مِنَ النُّبُوَّةِ إِلاَّ الْمُبَشِّرَاتُ . قَالُوْا وَمَا الْمُبَشِّرَاتُ قَالَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ
Dari Abu Hurairah mengatakan, Rasulullah saw bersabda : Kenabian tidak ada lagi selain berita gembira,  para sahabat bertanya : Apa maksud kabar gembira?  Beliau menjawab : Mimpi yang baik. (H. R. Bukhari no.6990)