Wednesday, January 18, 2017

Cara memusnahkan mushaf Al-Qur'an yang rusak



Imam Badruddin Az-Zarkasyi dalam kitabnya, beliau menukil apa yang telah diucapkan Imam Al-Hulaimi, sebagai berikut :

وَلَهُ غَسْلُهَا بِالْمَاءِ، وَإِنْ أَحْرَقَهَا بِالنَّارِ فَلَا بَأْسَ، أَحْرَقَ عُثْمَانُ مُصَاحِفَا فِيْهَا آيَاتٌ وَقِرَاءَاتٌ مَنْسُوْخَةٌ، وَلَمْ يُنْكَرْ عَلَيْهِ
Dan boleh baginya (hukumnya mubah) membasuh lembaran-lembaran kertas mushaf yang sudah hancur itu dengan air, jika ia membakarnya dengan api, maka tidak mengapa (boleh juga), Sayyidina Utsman  (dulu) telah membakar beberapa mushaf yang dipenuhi ayat-ayat Al-Qur'an dan beberapa qiraat yang telah dimansukh dan tidak ada (seorangpun) yang membantahnya. (kitab Al-Burhan Fi 'Ulumil Qur'an Juz I, halaman 477)

Imam Badruddin Az-Zarkasyi lebih lanjut menambahkan :

وَذَكَرَ غَيْرُهُ أَنَّ الْإِحْرَاقَ أَوْلَى مِنَ الْغَسْلِ
Dan telah menyebutkan ((berpendapat) selain dia (Imam Al-Hulaimi) bahwa membakar itu lebih utama dari pada membasuh (menghapusnya). (kitab Al-Burhan Fi 'Ulumil Qur'an Juz I, halaman 477)

Dari penjelasan di atas tadi dapat kita simpulkan sebagai berikut :

1. Kalau kita menemukan beberapa lembaran kertas baik dari Al-Qur'an atau kitab-kitab keagamaan lainnya yang di dalamnya terdapat kalamullah, namun kertas-kertas tersebut sudah tercecer dan berserakan, maka sebaiknya ayat-ayat Al-Qur'an tersebut dibasuh (dihapus) dengan suatu benda semacam cairan yang dapat menghilangkan ayat-ayat Al-Qur'an tersebut, kemudian kertas tersebut boleh dibuang.

2. Namun apabila kita merasa kesulitan untuk menghilangkannya, kita boleh membakarnya dengan niat agar kertas tersebut tidak terinjak kaki dan sebagainya, sebagai mana yang pernah dilakukan Sayyida Utsman.


Jadi cara terbaik untuk memusnahkan mushaf Al-Qur'an  yang rusak adalah dengan membakarnya sehingga tidak berbekas lagi, bukan memendamnya di tanah, karena kalau hanya dengan memendamnya tulisan Al-Qur'an yang ada akan lama hilangnya. Bukan pula menyimpannya di gudang, karena terkesan menyia-nyiakan dan lagi tulisannya masih ada tetapi tidak akan dibaca buat selamanya.

No comments:

Post a Comment