Saturday, October 22, 2016

Nadzar itu dikeluarkan dari orang bakhil

عَنْ سَعِيْدِ بْنِ الْحَارِثِ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا يَقُوْلُ أَوَلَمْ يُنْهَوْا عَنِ النَّذْرِ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ النَّذْرَ لَا يُقَدِّمُ شَيْئًا وَلَا يُؤَخِّرُ وَإِنَّمَا يُسْتَخْرَجُ بِالنَّذْرِ مِنَ الْبَخِيْلِ

Dari Sa'id bin Al-Harits, bahwasanya ia mendengar Ibnu Umar rahm berkata; Bukankah mereka dilarang dari nadzar? Sebab Nabi saw bersabda: Sesungguhnya nadzar tidak bisa menyegerakan sesuatu dan tidak pula bisa menangguhkannya, hanyasanya nadzar dikeluarkan dari orang bakhil. (H. R. Bukhari no. 6692)

No comments:

Post a Comment