Selasa, 02 Agustus 2016

Hukum menghormati Al-Qur'an



Para ulama telah sepakat bahwa menghormati/mengagungkan kitab suci Al-Qur'an itu hukumnya wajib. Dengan demikian berdosalah orang yang tidak menghormati atau meremehkannya.

Imam Nawawi telah berkata :

أَجْمَعَ الْمُسْلِمُوْنَ عَلَى وُجُوْبِ تَعْظِيْمِ اْلقُرْآنِ اْلعَزِيْزِ عَلَى اْلإِطْلَاقِ وَتَنْزِيْهِهِ وَصِيَانَتِهِ .... قَالَ الْإِمَامُ الْحَافِظُ أَبُو اْلفُضَلِّ الْقَاضِيْ عِيَاضٌ رَحِمَهُ اللهُ إِعَلَمْ أَنَّ مَنِ اسْتَخَفَّ بِالْقُرْآنِ أَوِ الْمُصْحَفِ أَوْ بِشَيْءٍ مِنْهُ ..... فَهُوَ كَافِرٌ بِإِجْمَاعِ الْمُسْلِمِيْنَ
Telah ijma' umat Islam atas wajibnya mengagungkan Al-Qur'an yang mulia secara mutlak, menyucikannya dan menjaganya..... Imam Al-Hafidz Abul Fudhal Al-Qadhi Iyadh rhm telah berkata : Ketahuilah, bahwasanya orang yang menerehkan Al-Qur'an atau mushhaf atau sesuatu yang terdapat padanya .... Maka dia itu dinyatakan kufur dengan kesepakatan umat Islam. (Kitab At-Tibyan fi Adabi Hamalatil Qur'an, halaman 164)

Syaikh Abdul Badi' Shaqr dengan tegas berkata :

وَيَجِبُ الْحِرْصُ عَلَى تَكْرِيْمِ الْمُصْحَفِ، فَلَا يُوْضَعُ فِى مَكَانٍ مُنْخَفِضٍ وَلَا تُوْضَعُ فَوْقَهُ الْكُتُبُ وَاْلأَدَوَاتُ الْأُخُرَى

Dan hukumnya wajib bersungguh-sungguh dalam menghormati Al-Qur'an, maka tidak boleh disimpan pada tempat yang rendah dan tidak boleh pula meletakkan kitab-kitab/buku-buku dan benda-benda yang lainnya di atasnya. (Kitab At-Tajwid wa Ulumul Qur'an, halaman 34)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar