Friday, April 1, 2016

Syirik kecil atau riya'





Syirik kecil atau riya' adalah seorang yang menjalankan sesuatu ibadah dengan tidak bertujuan mencari ridha Allah, seperti bermaksud agar dilihat oleh orang banyak terhadap sesuatu perbuatan yang baik, dan nantinya akan memperoleh harta atau pujian.

Orang yang dalam beribadah disertai riya' maka nanti pada hari kiamat akan dicampakkan oleh Allah, dan disuruh minta balasan kepada orang yang dituju ketika beribadah di dunia dulu.

عَنْ مَحْمُودِ بْنِ لَبِيْدٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ. قَالُوْا وَمَا الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ يَا رَسُوْلَ اللهِ قَالَ الرِّيَاءُ يَقُوْلُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِذَا جُزِىَ النَّاسُ بِأَعْمَالِهِمُ اذْهَبُوْا إِلَى الَّذِيْنَ كُنْتُمْ تُرَاءُونَ فِى الدُّنْيَا فَانْظُرُوْا هَلْ تَجِدُوْنَ عِنْدَهُمْ جَزَاءً

Dari Mahmud bin Labid, bahwasanya Rasulullah saw bersabda : Sesungguhnya perkara yang paling aku takuti terhadap kalian adalah syirik kecil. Para sahabat bertanya : Apakah syirik kecil itu ya Rasulullah. Beliau menjawab : Yaitu riya'. Allah Azza wa Jalla berfirman kepada mereka pada hari kiamat, ketika Allah membalas manusia dengan amal-amalnya : Pergilah kepada orang-orang yang telah kamu  tuju dalam perbuatannmu di dunia, maka sekarang lihatlah apakah kamu mendapat balasan dari sisi mereka?. (H. R. Ahmad no. 24350)

Bahkan orang yang mencari ilmu, beribadah atau berbuat baik lainnya bukan karena mencari ridha Allah, maka ia tidak akan mendapatkan bau surga artinya orang itu tidak akan masuk surga.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يَتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لِيُصِيْبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. يَعْنِى رِيْحَهَا.
Dari Abu Hurairah ia ber kata, Rasulullah saw bersabda : Barang siapa yang belajar ilmu yang seharusnya untuk mencari ridha Allah Azzaa wa Jalla, tidaklah ia mempelajarinya kecuali untuk mendapatkan harta dunia, maka tidak akan mencium bau surga pada hari kiamat. (H. R. Abu Daud no. 3666 dan Ibnu Majah no. 2601)

Beda kalau ada seseorang yang melakukan perbuatan baik, lalu ia dipuji banyak orang, maka itu bukanlah perbuatan riya'

عَنْ أَبِى ذَرٍّ قَالَ قِيْلَ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَأَيْتَ الرَّجُلَ يَعْمَلُ الْعَمَلَ مِنَ الْخَيْرِ وَيَحْمَدُهُ النَّاسُ عَلَيْهِ قَالَ تِلْكَ عَاجِلُ بُشْرَى الْمُؤْمِنِ.
Dari Abu Dzar ia berkata : Dikatakan kepada Rasulullah saw, bagaimana pendapatmu terhadap seorang laki-laki yang melakukan baik,lalu dipuji orang banyak? Beliau menjawab : Itu adalah kegembiraan seorang mukmin yang diberikan di dunia (H. R. Muslim no. 6791)

No comments:

Post a Comment