عَنْ خَبَّابٍ قَالَ هَاجَرْنَا مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبْتَغِى وَجْهَ اللهِ ، وَوَجَبَ أَجْرُنَا عَلَى اللهِ ، فَمِنَّا
مَنْ مَضَى لَمْ يَأْكُلْ مِنْ أَجْرِهِ شَيْئًا ، مِنْهُمْ مُصْعَبُ بْنُ
عُمَيْرٍ ، قُتِلَ يَوْمَ أُحُدٍ فَلَمْ نَجِدْ شَيْئًا نُكَفِّنُهُ فِيْهِ ،
إِلاَّ نَمِرَةً كُنَّا إِذَا غَطَّيْنَا بِهَا رَأْسَهُ خَرَجَتْ رِجْلاَهُ ،
فَإِذَا غَطَّيْنَا رِجْلَيْهِ خَرَجَ رَأْسُهُ ، فَأَمَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُغْطِىَ رَأْسَهُ بِهَا ، وَنَجْعَلَ عَلَى رِجْلَيْهِ مِنْ
إِذْخِرٍ ، وَمِنَّا مَنْ أَيْنَعَتْ لَهُ ثَمَرَتُهُ فَهُوَ يَهْدِبُهَا
Dari
Khabbab berkata : Kami berhijrah bersama Rasulullah saw semata-mata
mengharapkan ridla Allah, dan kami telah mendapatkan pahala di sisi Allah. Lalu
diantara kami ada yang meninggal lebih dahulu sebelum menikmati pahalanya
sedikitpun (di dunia ini), diantaranya adalah Mus'ab bin Umair. Dia terbunuh di
medan Perang Uhud dan dia tidak meninggalkan suatu apapun selain selembar kain
yang apabila kami gunakan untuk menutup kepalanya dengan kain tersebut maka
kakinya terbuka keluar dan bila kakinya yang hendak kami tutup kepalanyalah
yang terbuka. Maka Rasulullah saw memerintahkan kami untuk menutup kepalanya
dengan kain tersebut sedangkan kakinya kami tutup dengan dedaunan idzkhir. Dan
diantara kami ada juga yang telah memetik hasil usahanya (didunia ini). (H. R.
Bukhari no. 3914)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar