Jumat, 04 Desember 2015

Bersalaman setelah shalat


حَدَّثَنَا أَبُوْ بَكْرِ بْنُ أَبِى شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُوْ خَالِدٍ اْلأَحْمَرُ وَعَبْدُ اللهِ بْنُ نُمَيْرٍ عَنِ الأَجْلَحِ عَنْ أَبِى إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَتَفَرَّقَا

Dari Barra bin  bin Azib ia berkata, Rasulullah saw bersabda : Tidaklah dua orang laki-laki bertemu, kemudian keduanya bersalaman, kecuali diampuni dosanya sebelum mereka berpisah. (H. R. Ibnu Majah no. 3734)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar